

pena-indonesia.com – Malang. Untuk menjalin keakraban antar warga RT 21 RW 07 Desa Kedungkendo Kecamatan Candi, menggelar rekreasi ke wilayah Kabupaten Malang dan Kabupaten Pasuruan.
Warga RT 21 sangat antusias mengikuti kegiatan rekreasi ini. Dengan keguyubannya di pagi hari sekitar jam 06.00 WIB warga sudah tampak menunggu kedatangan bus yang akan mengantarnya rekreasi.
Rekreasi yang digelar pada hari Minggu, 20 September 2026 ini memiliki 3 tujuan tempat rekreasi. Tiga tujuan tempat rekreasi ini adalah : Tanaka Waterfall, Gunung Kawi, Masjid Cheng Ho.
Tanaka Waterfall merupakan obyek wisata bernuansa Jepang yang berada di Lereng Gunung Kawi di Dusun Arjomulyo Desa Bagelan Kecamatan Wonosari Kabupaten Malang. Di Tanaka Waterfall ini warga bisa menikmati indahnya ornamen khas jepang.
Di tempat wisata ini nuansa semakin terasa dengan deretan lampion, umbul-umbul hingga nuansa bunga sakura buatan di sepanjang aliran sungai. Pengunjung juga bisa menikmati sensasi river tubing dengan ban.
Di tepi aliran sungai ini disajikan aneka makanan yang disajikan di Cafe. Pengunjung bisa menikmati makanan sambil berendam di air.
Untuk masuk di lokasi wisata ini, pengunjung cukup membayar tiket seharga Rp 5 ribu perorang.
Usai dari tempat rekreasi waterfall, warga bisa melanjutkan rekreasi kembali ditujuan tempat ke dua. Tujuan wisata kedua yakni ke Gunung Kawi. Gunung Kawi merupakan gunung berapi tidak aktif yang berada di perbatasan Kabupaten Malang dan Kabupaten Blitar, tepatnya di Kecamatan Wonosari.
Gunung Kawi terkenal dengan pesarean yang dikeramatkan. Di pesarean itu terdapat makam Kanjeng Kyai Zakaria II dan Raden Mas Imam Soedjono.
Kedua tokoh bangsawan itu merupakan orang yang menentang penjajah di bawah kepemimpinan Pangeran Diponegoro. Mereka lari ke Jawa bagian timur setelah kalah perang Jawa.
Tokoh ini banyak membantu penyebaran agama Islam sampai kematiannya kharismanya tidak pudar. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya peziarah yang datang ke pesarean.
Disekitar Gunung Kawi ini banyak bangunan-bangunan bergaya Cina.
Di saat sholat Maghrib tiba, rombongan sampai di tempat wisata religi yang ke tiga yakni Masjid Cheng ho Pandaan. Masjid Cheng ho merupakan masjid paling unik di Indonesia karena memadukan budaya Tionghoa, Arab dan Jawa dalam satu bangunan. Masjid ini berlokasi di Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan.
Warga bisa melihat langsung perpaduan budaya yang jarang di miliki oleh masjid-masjid lain.
Di sela-sela kunjungannya, Ketua RT 21 Desa Kedungkendo Kecamatan Candi – Sidoarjo, Sri Raharjo menyampaikan bahwa kegiatan rekreasi ini merupakan kegiatan kebersamaan untuk menjalin keakraban antar warga RT 21.
“Kami berusaha sesering mungkin untuk mengadakan refreshing agar kita menjadi awet muda. Dengan refreshing otot kita yang kejang menjadi lentur sehingga rohani kita menjadi senang. Dengan rohani yang senang maka akan gembira dan dengan gembira badan kita menjadi sehat.
Lanjut Sri Raharjo, bagi warga yang belum pernah ikut berdarma wisata (rekreasi), monggo kita ikut berdarma wisata. Karena dengan berdarma wisata jiwa kita menjadi senang. Dengan jiwa yang senang badan kita menjadi sehat.
“Guyub rukun dan sehat selalu warga RT 21. Semoga kita bisa bertemu kembali di acara rekreasi pada bulan November nanti,” pungkas Sri Raharjo.(Titi)