MENU

Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo, Kurangi Angka Pengangguran Perusahaan Harus Komitmen Utamakan Pekerja Lokal

2 menit membaca View : 4
admin
Ekonomi Bisnis - 04 Nov 2026

pena-indonesia.com – Sidoarjo. Tingginya angka pengangguran yang berada di angka 5,75 persen, membuat pemerintah kabupaten Sidoarjo terus berupaya menurunkan angka pengangguran.

Upaya menurunkan angka pengangguran yang dilakukan oleh pemkab Sidoarjo adalah dengan dilaksanakannya acara bursa kerja terbuka atau dengan istilah “Job Fair”.

Job Fair Hybrid 2026 digelar di Mal Pelayanan Publik (MPP) dari tanggal 29 Oktober hingga tanggal 5 November 2026.

Job Fair Hybrid 2026 di Kabupaten Sidoarjo yang dibuka oleh PJ. Sekda Sidoarjo M. Ainur Rahman bersama Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo H. Abdillah Nasih ini diharapkan bisa menurunkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang masih menjadi tantangan krusial bagi Pemkab Sidoarjo.

Terkait digelarnya acara Job Fair terbuka di MPP ini Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo H. Abdillah Nasih menyampaikan kami dari DPRD kabupaten Sidoarjo sangat mendukung dengan adanya kegiatan Job Fair terbuka seperti ini. Karena meskipun angka pengangguran di Sidoarjo sudah mengalami penurunan namun tingkat pengangguran di Kabupaten Sidoarjo masih cukup tinggi yakni 5,75. Selasa (3/11/2026).

“Harapan kami kegiatan kegiatan job Fair bisa dipertajam hingga tingkat ke bawah yakni di tingkat kecamatan. Pendekatan berbasis wilayah lokal ini tidak hanya berdampak bisa mengurangi pengangguran tetapi ini bisa mengurangi potensi kemacetan dan gas emisi bila pekerja diambil dari lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Lanjut Nasih, bursa kerja ini bisa di lakukan di tingkat kecamatan sehingga pelamar kerja bisa diambil dari daerah sekitar.

“DPRD Kabupaten Sidoarjo akan memberikan support terkait penganggaran untuk mengatasi pengangguran,” ungkapnya.

Abdillah Nasih menambahkan bagaimana perusahaan bisa mengakomodir pekerja lokal, dalam hal ini pengusaha harus berkomitmen untuk lebih mengutamakan pekerja lokal.

“Berdasarkan data evaluasi dewan proporsi penyerapan tenaga kerja di Sidoarjo saat ini masih berada di angka 45 persen pekerja lokal berbanding 55 persen pekerja luar Sidoarjo. Kami mendorong pihak industri agar memiliki komitmen kuat mengutamakan tenaga kerja lokal,” jelasnya.

Disinggung mengenai warga lokal yang etos kerjanya kurang dari pada pekerja dari luar Kabupaten Sidoarjo, Nasih menyampaikan untuk pekerja lokal yang etos kerjanya dinilai kurang itu bisa dilakukan pelatihan dan pendidikan yang tepat.

“Perusahaan tentu punya kualifikasi teknis tertentu, baik tenaga kasar maupun terampil. Saya yakin pekerja lokal jika diberikan pemahaman yang bagus, dilatih dan dididik pasti akan mampu memenuhi standar industri,”pungkasnya.(Titi)

Join Channel Pena-Indonesia.com untuk mendapatkan update berita terbaru setiap hari.
Bagikan Disalin
🛡️ STATUS VERIFIKASI
PT. PENA INDONESIA MUKTI
TERVERIFIKASI ✓
Dokumen & Media ini telah terverifikasi resmi oleh
SMSI JAWA TIMUR

Yuk, Bergabung Menjadi
Kontributor/Wartawan
Media Online Pena-Indonesia!

📄 Cek Syaratnya Hubungi Sekarang Juga

Mau Pasang Advertorial
dan Kerja Sama
Media Partner?

Hubungi Sekarang Juga
x
CLOSE ADS