
pena-indonesia.com – Pasuruan. Proses pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan terhadap Wily (18) remaja yang dilaporkan tenggelam di kawasan Air Terjun Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal, pada Kamis (25/6/2026) malam.
Jenazah Wily ditemukan sekitar pukul 21.48 WIB di dasar kolam air terjun. Korban ditemukan melalui penyelaman manual yang dilakukan personel SAR gabungan di sekitar titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat sebelum tenggelam.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., mengatakan, sejak menerima laporan, Kantor SAR Kelas A Surabaya mengerahkan satu tim rescue ke lokasi kejadian dengan membawa perlengkapan SAR air, termasuk peralatan selam.
“Setelah dilakukan penyisiran di bawah permukaan air, korban akhirnya berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi awal kejadian,” ujarnya.
Usai dievakuasi ke darat, jenazah korban kemudian dibawa ke puskesmas terdekat untuk penanganan lebih lanjut oleh petugas yang berwenang sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Komandan Tim Rescue Kantor SAR Surabaya, Fajar Ismucahyo, menjelaskan bahwa proses pencarian tidak berlangsung mudah. Selain curamnya kondisi akses menuju ke lokasi, tim juga menghadapi kondisi jarak pandang terbatas di dalam air di malam hari sehingga setiap penyelam harus bekerja dengan penuh kehati-hatian.
Selain tim rescue Kantor SAR Kelas A Surabaya, proses pencarian hingga evakuasi korban juga melibatkan berbagai unsur potensi SAR, di antaranya BPBD Kabupaten Pasuruan, Polsek Gempol, Koramil Gempol, Damkar Pasuruan, Redkar, Bagana Bangil, Galena, serta warga sekitar.
Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa itu bermula pada Kamis siang saat Wily bersama delapan rekannya, yakni Aldo, Ferdy, Rizki, Ilham, Aan, Mira, Milda, dan Nizam, bermain di aliran Sungai Kepulungan yang berhulu di Air Terjun Kepulungan. Mereka sempat berenang dan melakukan aktivitas selam-selaman.
Beberapa saat kemudian, hanya tujuh orang yang muncul kembali ke permukaan. Wily dan Nizam tidak terlihat sehingga teman-temannya berusaha mencari keberadaan keduanya. Tak lama berselang, Nizam berhasil muncul dalam kondisi selamat dan segera dilarikan ke RS Asih Ayakta untuk mendapatkan perawatan.
Sementara Wily tidak kunjung ditemukan hingga akhirnya dilaporkan kepada petugas. Operasi SAR pun dilakukan hingga malam hari dan berakhir setelah korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.(Titi)


