MENU

Curhat Kamtibmas di Desa Sruni, Polresta Sidoarjo Ajak Warga Cegah Bullying dan Radikalisme

2 menit membaca View : 2
admin
Pemerintahan - 19 Agu 2026

pena-indonesia.com – Sidoarjo. Satbinmas Polresta Sidoarjo menggelar kegiatan Curhat Kamtibmas sebagai upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan berlangsung di Balai Desa Sruni, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut diikuti peserta terdiri dari unsur pemerintahan desa, kepolisian, Ketua RT/RW, serta perwakilan masyarakat Desa Sruni. Hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas Polresta Sidoarjo Kompol Inggit Prasetyanto, Kepala Desa Sruni Sanuri, Kanit Binmas Polsek Gedangan AKP Muryati, Kanit Sabhara Polsek Gedangan Iptu Suhadak, anggota Binmas Polresta Sidoarjo dan Polsek Gedangan, serta para Ketua RT/RW dan warga.

Dalam kesempatan tersebut, Kompol Inggit Prasetyanto menyampaikan pentingnya peran bersama dalam mencegah aksi bullying atau perundungan. Menurutnya, bullying dapat terjadi dalam berbagai bentuk, mulai dari kekerasan fisik, verbal, psikologis, hingga melalui media digital atau cyber bullying.

“Bullying tidak boleh dianggap sebagai hal biasa. Dampaknya terhadap korban bisa serius, terutama bagi anak-anak. Karena itu, pencegahan harus dilakukan sejak dini dengan melibatkan keluarga, sekolah, lingkungan masyarakat, serta kepedulian kita bersama,” ujar Kompol Inggit.

Ia juga menjelaskan bahwa tindakan bullying dalam kondisi tertentu dapat menimbulkan konsekuensi hukum. Karena itu, masyarakat diminta lebih bijak dalam berinteraksi, termasuk dalam menggunakan media sosial agar tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan atau menyakiti orang lain.

Selain bullying, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai bahaya radikalisme dan pentingnya mengenali tanda-tanda anak maupun anggota keluarga yang mulai terpapar paham radikal. Kompol Inggit menekankan bahwa keluarga dan lingkungan memiliki peran penting dalam melakukan deteksi serta pencegahan sejak dini terhadap berbagai bentuk paham yang dapat mengancam persatuan dan keamanan.

Dalam kegiatan tersebut, warga juga diimbau agar setiap persoalan yang muncul di lingkungan maupun masalah pribadi dapat segera dikoordinasikan dengan kepala desa dan Bhabinkamtibmas. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, berbagai persoalan diharapkan dapat segera dicarikan solusi sebelum berkembang menjadi gangguan kamtibmas.(Titi)

Join Channel Pena-Indonesia.com untuk mendapatkan update berita terbaru setiap hari.
Bagikan Disalin
🛡️ STATUS VERIFIKASI
PT. PENA INDONESIA MUKTI
TERVERIFIKASI
Dokumen & Media ini telah terverifikasi resmi oleh
SMSI JAWA TIMUR

Yuk, Bergabung Menjadi
Kontributor/Wartawan
Media Online Pena-Indonesia!

📄 Cek Syaratnya Hubungi Sekarang Juga

Mau Pasang Advertorial
dan Kerja Sama
Media Partner?

Hubungi Sekarang Juga
x
CLOSE ADS