

pena-indonesia.com – Jombang. Suparno (58), warga Desa Menturus, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, ditemukan tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia di Sungai Brantas, Desa Keboan, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang pada Selasa (08/09).
Nanang Sigit P. H., selaku Kepala Kantor SAR Surabaya, mengkonfirmasi adanya penemuan ini. Dirinya menyebutkan bahwa Suparno ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB dengan jarak kurang lebih 500 meter dari lokasi awal pencarian.
“Menurut keterangan tim SAR gabungan, jenazah korban ditemukan di pinggir sungai yang dipenuhi oleh enceng gondok sehingga posisi korban tertutup tanaman tersebut” ujar Nanang.
Setelah ditemukan, tim SAR gabungan langsung mengevakuasi jenazah korban dan diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses lebih lanjut dan kemudian dibawa ke rumah duka. Sedangkan tim SAR gabungan melaksanakan debriefing untuk menutup operasi SAR setelah korban ditemukan.
Sebelumnya, pada Senin (07/09), korban diduga tenggelam di sungai Brantas setelah sepeda motor milik korban ditemukan terparkir di sekitar sungai dan ditemukan sandal milik korban mengapung di sungai. Informasi yang dihimpun oleh pihak kepolisian bahwa sebelumnya korban mengalami kecelakaan pada pagi harinya dan dimungkinkan meninggalkan lokasi dalam keadaan kebingungan.
Mendapat laporan ini, Kantor SAR Surabaya mengerahkan satu tim rescue dengan membawa peralatan water rescue untuk melakukan pencarian terhadap korban. Pencarian telah diupayakan dengan kerja sama antara Basarnas, BPBD Jombang, BPBD Kab. Mojokerto, Polsek Ngusikan, Koramil Ngusikan, Koramil Kudu, Perangkat Desa setempat, SEMAR, Mitra Babinsa Sumobito, BP 1317, ORARI, Galena, dan warga serta relawan sekitar.(Titi)