

pena-indonesia.com – Surabaya. Suasana khidmat menyelimuti Taman Makam Pahlawan 10 November, Jalan Mayjen Sungkono No.190, Dukuh Pakis, Surabaya, Senin (7/9/2026). Di tempat para pejuang bangsa bersemayam, para prajurit kembali diingatkan bahwa setiap langkah pengabdian hari ini tidak pernah lepas dari perjuangan panjang para pendahulu.
Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir turut hadir dalam Ziarah Rombongan dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI Angkatan Laut. Ziarah dipimpin Komandan Kodiklatal (Dankodiklatal) Letnan Jenderal TNI (Mar) Nur Alamsyah, bersama jajaran TNI dan unsur terkait.
Rangkaian ziarah diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan peletakan karangan bunga serta doa bersama. Heningnya suasana makam menjadi ruang perenungan bahwa kemerdekaan dan kedaulatan bangsa dibangun dari pengorbanan, keberanian dan ketulusan mereka yang telah mendahului.
Bagi Danrem 084/BJ, ziarah bukan sekadar agenda seremonial dalam rangka memperingati hari ulang tahun. Lebih dari itu, ziarah merupakan momentum untuk menundukkan sejenak kesibukan, mengenang jasa para pahlawan sekaligus menyerap kembali nilai-nilai perjuangan yang menjadi fondasi pengabdian prajurit kepada bangsa dan negara.
“Ziarah ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa apa yang kita nikmati hari ini tidak hadir begitu saja. Ada pengorbanan para pahlawan yang harus kita hormati dan kita lanjutkan melalui pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” tegas Brigjen TNI Kohir.
Danrem menekankan, semangat para pahlawan harus terus hidup dalam diri setiap prajurit, bukan hanya ketika mengenang sejarah, tetapi juga dalam setiap pelaksanaan tugas. Keberanian, disiplin, loyalitas dan semangat rela berkorban harus diterjemahkan dalam bentuk kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, tantangan pengabdian ke depan semakin kompleks. Karena itu, soliditas dan sinergi antar komponen bangsa menjadi kekuatan penting dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. TNI harus senantiasa hadir sebagai bagian dari solusi, dekat dengan rakyat dan mampu menjawab kebutuhan bangsa sesuai tuntutan zaman.
“Kita harus mewarisi semangat perjuangan para pahlawan dengan cara kita sendiri, yaitu melaksanakan tugas dengan tulus, profesional dan penuh tanggung jawab. Jangan sampai pengorbanan mereka berhenti sebagai cerita sejarah, tetapi harus menjadi energi bagi kita untuk terus berbuat yang terbaik,” ungkap Danrem.
Melalui peringatan HUT ke-81 TNI AL, Danrem berharap semangat penghormatan kepada para pahlawan semakin memperkuat tekad seluruh prajurit TNI untuk menjaga persatuan, memperkokoh soliditas dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat. Dari pusara para pahlawan, pesan itu kembali terasa sederhana namun kuat: bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah dan mampu meneruskan perjuangan dengan karya nyata. (Titi)