

pena-indonesia.com – Sidoarjo. SD Al Muslim menggelar kegiatan parenting bertema “membangun karakter anak yang siap hadapi tantangan di abad 21” pada Sabtu (1/8). Kegiatan ini menghadirkan Dr. Wiwin Hendriani, S.Psi., M.Si., dosen Fakultas Psikologi Universitas Airlangga dan Ketua Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia (IPPI-HIMPSI), sebagai narasumber. Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi orang tua untuk memperkaya pemahaman mengenai proses tumbuh kembang anak, membangun kedekatan emosional, serta memahami peran orang tua dalam pembentukan karakter anak. Pembahasan juga diarahkan pada bagaimana orang tua dapat mendampingi anak yang mulai memasuki masa transisi menuju remaja awal.
Dalam pemaparannya, Dr. Wiwin menekankan bahwa membangun karakter anak tidak dapat dilepaskan dari peran orang tua sebagai figur yang setiap hari berinteraksi dan menjadi contoh bagi anak.
“Membangun karakter anak sesungguhnya dimulai dari membangun karakter diri kita sendiri. Anak adalah peniru yang luar biasa. Mereka belajar bukan hanya dari nasihat, tetapi dari keteladanan yang kita hadirkan setiap hari.”terang Dr. Wiwin Hendriani, S.Psi., M.Si.
Pesan tersebut mengajak orang tua untuk tidak hanya berfokus pada bagaimana mengubah perilaku anak, tetapi juga melakukan refleksi terhadap diri sendiri. Kemampuan orang tua dalam mengelola emosi, pberkomunikasi, serta memberikan respons yang tepat menjadi bagian penting dalam menciptakan hubungan yang sehat dengan anak.
Kepala SD Al Muslim ustazah Fatimatuz Zahroh, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa penguatan karakter anak membutuhkan sinergi antara sekolah dan keluarga. Menurutnya, nilai-nilai yang ditanamkan di sekolah akan semakin kuat apabila mendapatkan penguatan melalui kebiasaan dan keteladanan di rumah.
“Pendidikan karakter tidak dapat berjalan sendiri. Sekolah dan orang tua perlu berjalan bersama. Apa yang dibangun di sekolah perlu mendapatkan penguatan di rumah melalui kebiasaan, komunikasi, dan keteladanan orang tua. Karena itu, kami ingin terus membuka ruang bagi orang tua untuk belajar dan bertumbuh bersama.”ucap Kepala SD Al Muslim
Kegiatan berlangsung interaktif. Para orang tua berkesempatan berdiskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari komunikasi dengan anak, membangun bonding, menghadapi perubahan perilaku anak, hingga bagaimana orang tua mengelola diri ketika menghadapi situasi pengasuhan yang menantang.
Melalui kegiatan ini, SD Al Muslim berharap orang tua semakin memahami bahwa mendampingi tumbuh kembang anak merupakan proses yang membutuhkan kehadiran, kesabaran, komunikasi, dan keteladanan yang konsisten.
Sebab, karakter anak tidak terbentuk dalam satu waktu. Karakter tumbuh melalui berbagai pengalaman dan interaksi yang terjadi setiap hari di rumah, di sekolah, dan di lingkungan tempat anak bertumbuh.
“Sebelum meminta anak berubah, mari kita mulai dengan mengelola diri dan menjadi teladan yang ingin kita lihat pada anak.”(Titi)