
pena-indonesia.com – Sidoarjo. Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit menular serta memperkuat budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo menggelar Sosialisasi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi Hantavirus pada Selasa (9/6) bertempat di Aula Kunjungan Lapas Kelas IIA Sidoarjo.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.30 WIB hingga 14.30 WIB tersebut diikuti oleh petugas Klinik Lapas Kelas IIA Sidoarjo dan 45 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Sosialisasi ini merupakan langkah preventif untuk meningkatkan pemahaman mengenai risiko penyakit yang dapat ditularkan melalui hewan pengerat, khususnya tikus.
Kegiatan diawali dengan pembukaan serta sambutan dari Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadik) serta Kepala Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat). Dalam sambutannya disampaikan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai salah satu upaya utama dalam mencegah munculnya berbagai penyakit menular.
Materi sosialisasi disampaikan oleh dua dokter dari Klinik Lapas Kelas IIA Sidoarjo. Dalam pemaparannya, para peserta diberikan pemahaman mengenai pengertian Hantavirus, cara penularan, gejala klinis yang perlu diwaspadai, faktor-faktor risiko, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan guna meminimalisir potensi penyebaran penyakit tersebut.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif. Para peserta terlihat antusias mengikuti jalannya kegiatan dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait pola hidup sehat, kebersihan lingkungan, serta upaya pencegahan penyakit menular di lingkungan hunian.
Kepala Lapas Kelas IIA Sidoarjo, Disri Wulan Agus Tomo, menegaskan bahwa edukasi kesehatan merupakan bagian penting dalam pembinaan dan perawatan warga binaan. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh petugas dan WBP dapat memahami pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, Lapas Kelas IIA Sidoarjo akan terus melakukan pengawasan dan pemantauan kebersihan lingkungan secara berkala, mengoptimalkan program pengendalian populasi tikus dan vektor penyakit lainnya, meningkatkan edukasi kesehatan secara berkelanjutan, serta melaksanakan monitoring dan evaluasi terhadap berbagai upaya pencegahan penyakit menular di lingkungan lapas.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Sidoarjo berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan mendukung terwujudnya pelayanan pemasyarakatan yang berkualitas bagi seluruh warga binaan maupun petugas.(Titi)


