MENU

Senator RI Lia Apresiasi Bank Mandiri, Dorong Kredit UMKM Lebih Mudah Diakses

2 menit membaca View : 150
Penaindonesia

Surabaya (www.pena-indonesia.com/)— Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama atau Ning Lia, melakukan kunjungan kerja ke kantor Bank Mandiri Regional VIII di Surabaya. Kedatangannya disambut jajaran pimpinan, termasuk RCEO Bank Mandiri Region VIII Jawa Timur Muhammad Assidiq Iswara dan sejumlah manajemen lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Ning Lia memberi apresiasi atas langkah Bank Mandiri yang dinilainya terus memperkuat dukungan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Terutama terkait pembiayaan dengan nominal kecil yang dianggap sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha pemula.

“Saya mengapresiasi langkah Bank Mandiri yang mendorong UMKM naik kelas, termasuk pembiayaan kecil yang sangat dibutuhkan pelaku usaha rintisan,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Ning Lia menyoroti masih banyak kendala akses kredit UMKM akibat regulasi sistem informasi keuangan OJK, termasuk catatan SLIK dan kolektibilitas (kol) 1 maupun 2 yang kerap membuat pelaku UMKM tersendat mendapatkan pembiayaan.

“Harus ada jalan keluar agar UMKM yang potensial tidak tersandera masalah administratif. Edukasi dan pendampingan juga perlu diperkuat,” tegasnya.

Menanggapi itu, RCEO Bank Mandiri Region VIII, Muhammad Assidiq Iswara, menjelaskan bahwa aturan SLIK sepenuhnya mengacu pada regulator. Namun ia menyebut ada wacana pembiayaan di bawah Rp1 juta tidak lagi muncul di SLIK agar pelaku usaha pemula lebih mudah mengakses kredit.

Assidiq juga memaparkan bahwa Bank Mandiri terus mengembangkan Rumah BUMN sebagai pusat pelatihan dan pendampingan UMKM, mulai dari usaha mikro hingga yang siap ekspor. Pembiayaan diberikan bertahap, mulai Rp10 juta hingga Rp100 juta, disertai pendampingan usaha.

“Rumah BUMN menjadi wadah bagi UMKM untuk naik kelas. Dari pelatihan, pembinaan, hingga ekspor, semua didorong secara bertahap,” jelasnya.

Bank Mandiri di Jawa Timur kini memiliki jaringan luas di wilayah Surabaya, Jember, dan Malang untuk memperkuat akses layanan keuangan. Selain itu, kolaborasi dengan lembaga penjamin seperti Askrindo juga dilakukan untuk menjaga kesehatan kredit UMKM.

Assidiq berharap sinergi antara perbankan, pemerintah, regulator, dan DPD RI bisa semakin kuat demi menciptakan ekosistem UMKM yang berdaya saing.

“Kami ingin UMKM berkembang dan mandiri. Pembiayaan adalah bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan usaha mereka bisa berkelanjutan,” tandasnya.

Join Channel Pena-Indonesia.com untuk mendapatkan update berita terbaru setiap hari.
Bagikan Disalin
🛡️ STATUS VERIFIKASI
PT. PENA INDONESIA MUKTI
TERVERIFIKASI
Dokumen & Media ini telah terverifikasi resmi oleh
SMSI JAWA TIMUR

Yuk, Bergabung Menjadi
Kontributor/Wartawan
Media Online Pena-Indonesia!

📄 Cek Syaratnya Hubungi Sekarang Juga

Mau Pasang Advertorial
dan Kerja Sama
Media Partner?

Hubungi Sekarang Juga
x
CLOSE ADS