Undang Ustadz Das’ad Latif, Bupati Subandi Ajak Masyarakat Sidoarjo Merawat Tradisi Ulama dan Meneguhkan Semangat Hijrah

2 menit membaca View : 7
admin
Pemerintahan - 15 Jun 2026

pena-indonesia.com – Sidoarjo. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan menggelar Pengajian Ahad Pahing di Pendopo Delta Wibawa, Minggu (14/6/2026). Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Sidoarjo menghadirkan penceramah kondang, Ustadz Das’ad Latif, yang memberikan tausiyah di hadapan sekitar seribu jamaah dari Fatayat NU dan Muslimat NU se-Kabupaten Sidoarjo.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sidoarjo H. Subandi, Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih, Kyai Abdul Aziz Munif, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Subandi menyampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tahun ini mengusung tema “Merawat Tradisi, Meneguhkan Hijrah, Menggapai Keberkahan untuk Sidoarjo yang Lebih Baik.” Menurutnya, tema tersebut sangat relevan dengan karakter masyarakat Sidoarjo yang religius, guyub, dan kaya akan tradisi keislaman.

Ia mengatakan bahwa merawat tradisi berarti menjaga warisan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan para ulama dan pendahulu sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.

“Tradisi pengajian, tahlil, shalawat, sedekah, gotong royong, serta berbagai amaliah keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat merupakan kekuatan sosial yang harus terus kita pelihara sebagai identitas dan perekat persatuan,” ujarnya.

Namun demikian, Bupati Subandi menegaskan bahwa merawat tradisi tidak cukup hanya melestarikan bentuk kegiatannya semata. Yang lebih penting adalah menjaga nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, seperti keimanan, ukhuwah, kepedulian sosial, serta semangat untuk terus memperbaiki diri dan lingkungan sekitar.

Menurutnya, peringatan Tahun Baru Islam juga menjadi momentum refleksi bagi umat Islam untuk meneladani perjalanan hijrah Rasulullah SAW yang sarat makna perjuangan, pengorbanan, keteguhan iman, dan tekad menuju kehidupan yang lebih baik.

“Meneguhkan hijrah berarti menjadikan semangat perubahan sebagai bagian dari kehidupan kita. Hijrah bukan hanya perpindahan tempat, tetapi juga perpindahan dari kebiasaan yang kurang baik menuju perilaku yang lebih baik, dari sikap individual menuju kepedulian sosial, dari kemalasan menuju produktivitas, dan dari perpecahan menuju persatuan,” tuturnya.

Bupati Subandi menambahkan bahwa semangat hijrah juga harus diwujudkan dalam pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik, pembangunan yang merata, serta penguatan ekonomi masyarakat demi kesejahteraan bersama.

“Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani juga menjadi fokus kita untuk terus berbenah dalam menghadirkan pelayanan publik yang baik,” katanya.

Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dan Pengajian Ahad Pahing tersebut, Bupati Subandi berharap masyarakat Sidoarjo semakin memperkuat nilai-nilai keagamaan, menjaga tradisi yang diwariskan para ulama, serta menumbuhkan semangat hijrah dalam kehidupan sehari-hari guna mewujudkan Sidoarjo yang maju, harmonis, dan penuh keberkahan.(Titi)

Bagikan Disalin
x