MENU

Tim SAR Gabungan Evakuasi Dua Pekerja Sumur di Trenggalek

2 menit membaca View : 6
admin
Peristiwa - 04 Agu 2026

pena-indonesia.com – Trenggalek. Tim Rescue Pos SAR Trenggalek bersama unsur SAR gabungan berhasil mengevakuasi dua pekerja yang tertimbun material longsoran di dalam galian sumur di Desa Besuki, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Selasa (4/8/2026) dini hari.

Kedua korban, NR (46) dan J (57), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah proses evakuasi yang berlangsung di ruang terbatas sedalam sekitar 13 meter.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., selaku Search Mission Coordinator (SMC), mengatakan pihaknya segera berkoordinasi dengan instansi terkait setelah menerima laporan mengenai dua pekerja yang tertimbun di dalam sumur.

Nanang melanjutkan, satu tim Rescue Pos SAR Trenggalek kemudian diberangkatkan menuju lokasi untuk melaksanakan operasi SAR. Setibanya di lokasi, tim melakukan asesmen dan menyusun strategi evakuasi. Seorang rescuer diturunkan ke dasar sumur menggunakan sistem vertical rescue untuk menjangkau kedua korban.

Mengingat kondisi sumur merupakan ruang terbatas yang berpotensi memiliki kadar oksigen rendah maupun mengandung gas beracun, rescuer dilengkapi alat pelindung diri (APD) lengkap serta Self-Contained Breathing Apparatus (SCBA).

Penggunaan SCBA menjadi perlengkapan vital dalam operasi tersebut karena mampu menyediakan pasokan udara mandiri bagi rescuer saat bekerja di ruang terbatas yang tidak dapat dipastikan kualitas udaranya. Peralatan itu juga melindungi petugas dari risiko paparan gas berbahaya yang tidak dapat dideteksi oleh indra manusia.

Setelah berhasil menjangkau korban, rescuer memasangkan tali pada tubuh masing-masing korban untuk proses pengangkatan. Demi menjaga keselamatan personel, rescuer terlebih dahulu ditarik ke permukaan sebelum kedua korban dievakuasi secara bergantian.

Jenazah J berhasil dikeluarkan pada pukul 01.05 WIB, sedangkan jenazah NR berhasil dievakuasi pada pukul 01.30 WIB.

Komandan Tim Rescue Pos SAR Trenggalek, Ahmad Taufik, mengatakan proses evakuasi berlangsung aman meski dihadapkan pada kondisi medan yang berisiko tinggi.

Kendala utama yang dihadapi adalah dinding galian sumur yang rawan mengalami longsor susulan serta material tanah bercampur batu dengan ketebalan cukup besar yang menimpa kedua korban di dalam sumur.

Usai dievakuasi, kedua jenazah diserahkan kepada keluarga masing-masing untuk dimakamkan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 11.40 WIB. Saat itu, NR dan J tengah bekerja menambah kedalaman sumur. Namun, secara tiba-tiba dinding sumur ambrol dan menimbun keduanya. Saksi yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkannya kepada petugas.

Operasi SAR ini melibatkan Tim Rescue Pos SAR Trenggalek, BPBD Kabupaten Trenggalek, Dinas Pemadam Kebakaran, Koramil Panggul, Polsek Panggul, serta warga sekitar yang turut membantu selama proses evakuasi.(Titi)

Join Channel Pena-Indonesia.com untuk mendapatkan update berita terbaru setiap hari.
Bagikan Disalin
🛡️ STATUS VERIFIKASI
PT. PENA INDONESIA MUKTI
TERVERIFIKASI
Dokumen & Media ini telah terverifikasi resmi oleh
SMSI JAWA TIMUR

Yuk, Bergabung Menjadi
Kontributor/Wartawan
Media Online Pena-Indonesia!

📄 Cek Syaratnya Hubungi Sekarang Juga

Mau Pasang Advertorial
dan Kerja Sama
Media Partner?

Hubungi Sekarang Juga
x
CLOSE ADS