

pena-indonesia.com – Pacitan. Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian Budi (65), nelayan asal Dusun Godeg, Kecamatan Tulakan, yang hilang di perairan Pantai Watu Murep, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan, pada Jumat (16/10/2026). Pencarian memasuki hari keempat setelah satu dari dua nelayan yang dilaporkan hilang ditemukan meninggal.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit P.H. selaku SAR Mission Coordinator (SMC) mengatakan, pencarian dilakukan melalui penyisiran laut dan pemantauan dari tebing di sekitar pantai. Kondisi gelombang tinggi dan angin kencang menjadi tantangan bagi tim di lapangan.
“Tim SAR gabungan terus mengoptimalkan pencarian dengan mempertimbangkan kondisi cuaca. Keselamatan personel tetap menjadi prioritas,” ujar Nanang.
Sesuai rencana operasi, tiga tim dikerahkan untuk menyisir area laut seluas sekitar 10,95 mil laut persegi menggunakan tiga set perahu karet. Pemantauan dari tebing dan penyebaran informasi kepada nelayan setempat juga dilakukan untuk memperluas jangkauan pencarian.
Operasi ini melibatkan Pos SAR Trenggalek, BPBD Kabupaten Pacitan, Pos Kamladu Pacitan, SAR MTA, Koramil Ngadirojo, Polsek Ngadirojo, UPT Kelautan, Pokwasmas Tawangsari, TAGANA, Dinas Perikanan, nelayan setempat, serta unsur SAR lainnya.
Sehari sebelumnya, pada Kamis (15/10/2026), tim SAR gabungan mengevakuasi Mislan (68), nelayan yang hilang bersama Budi. Jenazah Mislan ditemukan nelayan setempat sekitar pukul 18.30 WIB, mengapung sekitar satu mil laut dari lokasi kejadian.
Setelah dilakukan pengecekan, jenazah dievakuasi melalui Pelabuhan TPI Tawang sekitar pukul 20.30 WIB untuk diserahkan kepada pihak berwenang.
Adapun kronologi kejadian tersebut bermula ketika Mislan dan Budi berangkat melaut menggunakan perahu pada Senin (12/10/2026). Pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 02.30 WIB, seorang nelayan menemukan mesin perahu dan alat tangkap ikan saat menarik jaring di perairan Pantai Watu Murep.
Temuan itu dilaporkan kepada kepala dusun setempat. Warga kemudian mencari pemilik peralatan tersebut dan menemukan perahu milik kedua nelayan di pantai, tetapi keduanya tidak berada di lokasi.
Hingga Jumat, pencarian terhadap Budi masih berlangsung. Tim SAR gabungan mengimbau nelayan yang menemukan tanda-tanda keberadaan korban agar segera melapor kepada petugas. (Titi)