

pena-indonesia.com – Surabaya. Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah seorang ABK MV CPT Honour, Dantje M. Wua (61), yang meninggal dunia saat kapal melintas di perairan selat Madura, pada Selasa (8/9/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula pada Minggu (6/9/2026) sore saat nahkoda MV CPT Honour menemukan Dantje dalam kondisi badan tertelungkup di dalam kamarnya.
Dantje dipindahkan ke kasur oleh ABK lainnya agar dapat diberikan pertolongan medis pertama, mulai dari pemeriksaan denyut nadi dan pupil mata, hingga Resusitasi Jantung Paru (RJP), namun tidak ditemukan tanda-tanda kehidupan.
Rekan-rekan kerja Dantje terus memantau kondisinya hingga pukul 16.15 WIB. Dan saat dilakukan pemeriksaan ulang, tubuh Dantje sudah kaku dan dingin. Denyut nadinya pun tidak ditemukan, baik melalui pemeriksaan langsung maupun menggunakan alat.
Setelah menerima laporan kejadian tersebut, Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit P.H., mengerahkan satu tim rescue dengan menggunakan KN SAR 249 Permadi untuk melakukan bantuan evakuasi.
KN SAR 249 Permadi bertolak dari Dermaga Distrik Navigasi Pelabuhan Tanjung Perak pada pukul 14.00 WIB menuju titik intercept di alur pelayaran barat Surabaya. Jarak menuju lokasi sekitar 11 mil laut.
“KN SAR 249 Permadi tiba di lokasi intercept pada pukul 15.30 WIB dan langsung melakukan proses sandar di lambung kanan MV CPT Honour,” kata Nanang.
Setelah proses sandar dinyatakan aman, tim SAR gabungan naik ke MV CPT Honour untuk memeriksa kondisi jenazah. Jenazah Dantje kemudian berhasil dievakuasi ke KN SAR 249 Permadi pada pukul 15.55 WIB.
Lima menit kemudian, tepat pukul 16.00 WIB, KN SAR 249 Permadi lepas dari MV CPT Honour dan bertolak kembali menuju Pelabuhan Tanjung Perak.
KN SAR 249 Permadi tiba dan sandar di Dermaga Jamrud Selatan, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, sekitar pukul 17.00 WIB. Selanjutnya, jenazah Dantje dibawa ke RS PHC Surabaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Selain tim Kantor SAR Kelas A Surabaya, proses evakuasi jenazah Dantje ini juga melibatkan KSOP Utama Tanjung Perak, KKP, Hujung Galuh Rescue, Polres Pelabuhan Tanjung Perak, PT Pelindo, RS PHC dan perwakilan agen kapal. (Titi)