MENU

Prasiaga Pramuka Jadi Sarana Bangun Karakter Baik Anak Sejak Dini

2 menit membaca View : 3
admin
Pendidikan - 09 Agu 2026

pena-indonesia.com – Sidoarjo. Pembentukan karakter menjadi bekal penting dalam tumbuh kembang anak. Selain kemampuan akademik, anak-anak perlu dibekali nilai kemandirian, kedisiplinan, keberanian, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama.

Nilai-nilai tersebut dibiasakan sejak usia dini melalui pengalaman yang dekat dengan dunia anak. Salah satunya melalui kegiatan Pramuka Prasiaga.

”Anak-anak belajar banyak hal tidak hanya dari teori, tetapi juga dari apa yang mereka lakukan dan alami,” kata Bunda PAUD Kabupaten Sidoarjo Sriatun Subandi saat menghadiri Pesta Pramuka Prasiaga di Alun-Alun Sidoarjo, Sabtu (8/8/2026).

Menurut Sriatun, kegiatan Prasiaga menjadi salah satu cara mengenalkan nilai-nilai mulia kepada anak dengan aktivitas yang menyenangkan.

Melalui bermain, bergerak, berkarya, bekerja sama, dan berinteraksi dengan lingkungan, anak-anak belajar menjadi pribadi yang mandiri, disiplin, berani, dan peduli terhadap sesama.

Sriatun berpandangan, pendidikan anak tidak cukup hanya diarahkan pada pencapaian akademik. Kecerdasan sosial dan karakter yang baik juga menjadi bekal penting agar anak mampu menghadapi tantangan di masa depan.

”Kita tentu ingin anak-anak cerdas secara akademik. Tetapi, kecerdasan itu harus diikuti pula oleh karakter yang baik. Anak perlu memiliki rasa percaya diri, mampu bekerja sama, mandiri, menghargai orang lain, peduli kepada sesama dan memiliki akhlak yang mulia,” jelas Sriatun yang juga anggota DPRD Jawa Timur tersebut.

Sriatun menekankan, membangun karakter anak membutuhkan proses yang konsisten. Tugas itu tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah.

Lingkungan keluarga menjadi tempat pertama bagi anak mengenal dan mempraktikkan nilai-nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.

”Karakter anak tidak bisa dibentuk oleh satu pihak. Keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan harus saling mendukung. Kita perlu bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak untuk tumbuh dan berkembang,” tambahnya.

Ia mencontohkan pembiasaan sederhana yang bisa dilakukan setiap hari, seperti mengajarkan anak bertanggung jawab atas barangnya sendiri, disiplin mengikuti aturan, menghargai teman, berani menyampaikan pendapat, memiliki empati, dan mau membantu orang lain.

Sriatun mengajak orang tua untuk terus mendampingi sekaligus memberikan teladan kepada anak. Dukungan keluarga menjadi kunci agar nilai-nilai yang diperoleh di lingkungan pendidikan dapat diterapkan secara konsisten di rumah.

”Yang paling penting adalah membiasakan hal-hal baik sejak kecil. Jika anak dibiasakan mandiri, disiplin, menghargai orang lain dan mau bekerja sama, itu akan menjadi bagian dari karakter mereka hingga tumbuh dewasa nanti. Orang tua memiliki peran besar untuk terus mendukung dan memberikan contoh,” pesannya.(Titi)

Join Channel Pena-Indonesia.com untuk mendapatkan update berita terbaru setiap hari.
Bagikan Disalin
🛡️ STATUS VERIFIKASI
PT. PENA INDONESIA MUKTI
TERVERIFIKASI
Dokumen & Media ini telah terverifikasi resmi oleh
SMSI JAWA TIMUR

Yuk, Bergabung Menjadi
Kontributor/Wartawan
Media Online Pena-Indonesia!

📄 Cek Syaratnya Hubungi Sekarang Juga

Mau Pasang Advertorial
dan Kerja Sama
Media Partner?

Hubungi Sekarang Juga
x
CLOSE ADS