

pena-indonesia.com – Surabaya. Proses evakuasi korban insiden terbakarnya KMP Mutiara Sentosa II terus berlangsung hingga Senin (3/8/2026). Sejak dini hari, tim SAR gabungan menerima kedatangan korban selamat maupun korban meninggal yang dievakuasi secara bertahap di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Evakuasi berlangsung sejak pukul 05.00 WIB saat kapal Selaras Mas sandar di Pelabuhan Tanjung Perak dengan membawa 13 penumpang KMP Mutiara Sentosa II dalam kondisi selamat. Seluruh korban langsung diarahkan menuju area Gapura Surya Nusantara untuk menjalani pemeriksaan medis dan pendataan identitas.
Tak lama berselang, lima dari sembilan POB yang sebelumnya dievakuasi KN SAR 249 Permadi melalui Pelabuhan Kalianget tiba di Tanjung Perak. Bersama mereka, seorang korban selamat yang lebih dahulu ditemukan nelayan juga dibawa ke Surabaya. Tim SAR gabungan kembali melakukan pemeriksaan kesehatan dan pendataan kepada para penyintas.
Gelombang evakuasi berikutnya datang pada pukul 06.43 WIB. Kapal Mutiara Ferindo 1 bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak dengan membawa delapan korban selamat dan seorang korban meninggal dunia. Delapan korban selamat langsung dibawa ke Gapura Surya Nusantara untuk menjalani pemeriksaan medis dan verifikasi identitas. Sementara itu, jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso Surabaya untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Evakuasi terus berlanjut pada pukul 08.40 WIB saat KRI Nala-363 sandar di Dermaga Koarmada II. Kapal perang TNI AL tersebut membawa 30 korban selamat dan dua korban meninggal dunia. Para penyintas kembali menjalani pemeriksaan kesehatan dan pendataan di Gapura Surya Nusantara, sedangkan dua jenazah langsung diberangkatkan ke RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso.
Di tengah proses evakuasi korban ke darat, operasi pencarian di lokasi kejadian tetap berlangsung. Search Mission Coordinator (SMC) Nanang Sigit P.H. mengatakan KN SAR 249 Permadi kembali bertolak dari Pelabuhan Kalianget pada pukul 08.15 WIB menuju lokasi kejadian untuk melanjutkan pencarian sesuai rencana operasi SAR.
Pencarian melibatkan berbagai unsur, antara lain KP Manyar 5003, KRI Bung Hatta-370, KNP Grantin P.211, serta helikopter Ditpolairud Polda Jawa Timur. Seluruh unsur menyisir area pencarian untuk menemukan tanda tanda adanya korban yang masih belum ditemukan.
Hingga Senin pagi, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 234 orang POB KMP Mutiara Sentosa II. Sebanyak 229 orang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, sedangkan lima orang ditemukan meninggal dunia.
Operasi SAR melibatkan Kantor SAR Kelas A Surabaya bersama Koarmada II TNI AL, KSOP Utama Tanjung Perak, VTS Surabaya, SROP Surabaya, KSOP Kalianget, SROP Kalianget, Polda Jawa Timur, Polres Sumenep, Satpolairud Sumenep, Pelindo, BMKG, BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD Kabupaten Sumenep, BPBD Kota Surabaya, Dinas Perhubungan, Satpol PP Sumenep, Rumah Zakat, serta sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian, di antaranya Meratus Pematang Siantar, Meratus Project 3, TB Hasnur 26, Prakarsa Mas, Transco Arafura, SC Aila XVII, Alcon Daniel, Selaras Mas, dan unsur SAR lainnya. (Titi)