Inilah Program Prioritas Kepala Desa Jogosatru Terpilih

3 menit membaca View : 2
admin
Terupdate - 10 Jul 2026

pena-indonesia.com – Sidoarjo. Sebagai Kepala desa terpilih di Desa Jogosatru Karyono memiliki sejumlah program prioritas yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Mulai dari sertifikasi tanah masal, pengelolaan sampah, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan ketahanan pangan menjadi fokus pemerintah desa dalam beberapa tahun kedepan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Desa Jogosatru 2026-2034 Karyono saat ditemui awak media di ruang kepala desa Jogosatru l, Sukodono, Sidoarjo, Rabu (8/7/2026).

Karyono mengatakan pembangunan Desa Jogosatru akan diarahkan agar mampu mengejar ketertinggalan serta memiliki daya saing dengan desa-desa lain.

“Kami ingin pembangunan Desa Jogosatru lebih baik dari sebelumnya. Masih banyak yang perlu dibenahi dan ditata secara bertahap,” ujarnya.

Karyono menjelaskan bahwa program yang segera disiapkan adalah fasilitas sertifikasi tanah secara massal bagi masyarakat.

“Program tersebut diharapkan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah sekaligus mempermudah administrasi pertanahan warga,” jelasnya.

Selain itu, Ia juga menyoroti pemerintah desa akan menyempurnakan sistem pengelolaan sampah berbasis TPS 3R yang sudah tersedia. Menurut Karyono, masyarakat akan didorong membiasakan penilaian sampah organik dan non organik agar proses pengolahan lebih efektif.

“TPS sudah ada, tinggal penyempurnaan fasilitas. Kami juga akan membangun budaya masyarakat, agar terbiasa memilah sampah sejak dari rumah,” kata dia.

Tak hanya pembangunan fisik, Karyono juga menyoroti peningkatan partisipasi masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah desa berencana melakukan sosialisasi secara keliling ke empat dusun menggunakan kendaraan dengan pengeras suara untuk menyampaikan informasi, mulai dari pelayanan publik, pembayaran pajak, hingga program desa.

“Masyarakat harus mendapatkan informasi secara langsung. Karena itu, kami akan turun ke setiap dusun agar komunikasi antara pemerintah desa dan warga semakin baik,” ungkap Karyono.

Di sektor pertanian, ia menyebut Desa Jogosatru masih memiliki potensi besar sebagai wilayah penghasil padi. Namun, Karyono menjelaskan bahwa pemerintah desa juga akan mengembangkan komoditas hortikultura seperti bayam, kangkung, dan sawi sebagai sumber pangan harian masyarakat.

“Selain tanaman pangan, pemerintah desa juga menyiapkan pengembangan sektor peternakan khususnya lele, belut, dan bebek. Ini sebagai upaya meningkatkan ekonomi desa sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional,” imbuh dia.

Untuk mewujudkan program tersebut, kata Karyono, Pemerintah Desa akan menggandeng berbagai pihak termasuk perguruan tinggi, instansi, hingga perusahaan melalui program CSR.

“Kami akan berkordinasi dengan dinas terkait dan melibatkan kampus agar ada pendampingan kepada masyarakat secara berkelanjutan,” tutur dia.

Meski demikian, Karyono mengakui Desa Jogosatru menghadapi tantangan serius berupa berkurangnya lahan pertanian akibat alih fungsi menjadi kawasan permukiman.

“Lahan pertanian berkurang sekitar 30 persen, bahkan bisa lebih. Ini menjadi tantangan bersama agar ketahanan pangan tetap terjaga dengan baik dan efektif,” katanya.

“Sebagai langkah awal, Pemerintah Desa Jogosatru akan memprioritaskan pengembangan tanaman jagung dan serai sembari terus mencari inovasi yang sesuai dengan kondisi disini,” tambah dia.

Pasca Pesta Demokrasi, Karyono mengajak seluruh elemen masyarakat meninggalkan perbedaan pilihan politik dan kembali bersatu membangun Desa Jogosatru. Menurutnya, tidak ada lagi sekat antar pendukung calon tertentu karena seluruh warga memiliki tanggung jawab yang sama dalam memajukan desa.

“Pilihan sudah selesai. Sekarang kita mulai dari nol. Tidak ada lagi perbedaan. Semua warga adalah bagian dari Desa Jogosatru dan harus bersama-sama membangun desa,” tegasnya.

Karyono berharap sinergi antara Pemerintah Desa dan masyarakat terus terjalin dengan baik, agar setiap persoalan dapat diselesaikan melalui musyawarah mufakat.

“Saya berharap seluruh masyarakat bersatu, saling mendukung, dan terus berkomunikasi. Dengan begitu, Desa Jogosatru akan menjadi desa yang lebih maju, aman, dan sejahtera,” pungkasnya.(Titi)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Bagikan Disalin