DPRD Kabupaten Sidoarjo Terima Kunjungan Mahasiswa UNTAG Surabaya

2 menit membaca View : 8
admin
Pendidikan, Terupdate - 02 Jun 2026

Sidoarjo (pena-indonesia.com) – DPRD Kabupaten Sidoarjo menerima kunjungan puluhan mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya dalam kegiatan kuliah lapangan yang digelar di ruang sidang DPRD, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat proses pemerintahan dan dinamika yang berlangsung di lembaga legislatif daerah. Para peserta juga terlibat dalam diskusi yang membahas berbagai isu, termasuk perbandingan kondisi Indonesia dan Yaman.
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo, Kusumo Adi Nugroho, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, kuliah lapangan memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk merasakan langsung suasana dan atmosfer ruang sidang DPRD.

“Kegiatan seperti ini sangat baik karena mahasiswa bisa merasakan secara langsung bagaimana suasana di DPRD. Mereka juga aktif menyampaikan pertanyaan-pertanyaan yang luar biasa dan memunculkan diskusi yang menarik,” ujar Kusumo.
Ia menilai berbagai pertanyaan dan pandangan yang disampaikan mahasiswa dapat menjadi masukan positif bagi DPRD dalam menjalankan fungsi dan tugasnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Untag Surabaya, Yusuf Haryoko, menjelaskan bahwa kuliah lapangan merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap semester.

Menurut Yusuf, kegiatan tersebut bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa sekaligus mendekatkan mereka dengan berbagai unsur pemerintahan yang menjadi bagian dari bidang kajian Administrasi Negara.
Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami teori di dalam kelas, tetapi juga melihat langsung bagaimana praktik pemerintahan berlangsung. Karena disiplin ilmu kami memang banyak bersinggungan dengan lembaga pemerintahan dan para pemangku kepentingan di dalamnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, tema yang diangkat dalam kuliah lapangan kali ini lebih spesifik membahas perbandingan antara Indonesia dan Yaman. Topik tersebut dipilih karena salah satu narasumber yang hadir merupakan mahasiswa asal Yaman.

“Melalui diskusi ini mahasiswa dapat memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai kondisi sosial, politik, dan pemerintahan di dua negara yang berbeda,” pungkas Yusuf

Bagikan Disalin
x