
pena-indonesia.com – Sidoarjo. Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Moch Dhamroni Chudori mengajak generasi muda untuk terus memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Ajakan tersebut disampaikan Dhamroni saat ditemui awak media, usai mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Alun-Alun Kabupaten Sidoarjo, Senin (1/6/2026).
Menurutnya, perkembangan digitalisasi yang semakin cepat harus diimbangi dengan penguatan karakter dan wawasan kebangsaan.
“Kami mengajak generasi muda memahami dan membumikan nilai-nilai Pancasila serta sejarahnya,” ujarnya.
Dhamroni menilai, generasi muda saat ini memiliki akses yang sangat luas terhadap berbagai informasi melalui media digital. Kondisi tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan. Di satu sisi, teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pengetahuan dan kreativitas.
“Namun di sisi lain, derasnya arus informasi juga berpotensi memengaruhi pola pikir dan karakter generasi muda jika tidak disikapi dengan bijak,” kata politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu.
Karena itu, Dhamroni menegaskan pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, termasuk saat berinteraksi di ruang digital.
“Nilai-nilai seperti gotong royong, toleransi, persatuan, dan saling menghormati harus tetap dijaga meskipun aktivitas masyarakat kini banyak dilakukan melalui platform digital,” jelasnya.
Menurutnya, digitalisasi tidak boleh dipandang sebagai ancaman terhadap nilai-nilai kebangsaan. Sebaliknya, kemajuan teknologi harus mampu menjadi sarana untuk memperkuat implementasi Pancasila di kalangan anak muda.
“Digitalisasi ini harus bisa menerapkan nilai-nilai Pancasila untuk anak muda. Teknologi harus dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif dan memperkuat rasa kebangsaan,” kata dia.
Dhamroni juga mengingatkan pentingnya memahami sejarah lahirnya Pancasila sebagai dasar negara. Dengan memahami sejarah tersebut, generasi muda diharapkan memiliki kesadaran yang lebih kuat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Momentum Hari Lahir Pancasila, lanjut dia, tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan, tetapi juga harus menjadi refleksi bersama untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
“Anak muda merupakan aset bangsa yang akan menentukan masa depan Indonesia. Karena itu, pemahaman terhadap Pancasila harus terus diperkuat agar mereka tetap memiliki karakter yang kuat di tengah perkembangan zaman,” pungkasnya.(Titi)


